Selasa, 09 Mei 2017

POKOK BAHASAN

Selamat siang anak-anak, ibu akan memberikan materi pembelajaran ikatan kimia untuk pertemuan kali ini tentang ikatan ion , sebelumnya ibu akan mengabsensi kehadiran kalian , untuk yang hadir  komentar blog dibawah ya , trimakasih J

 IKATAN KIMIA

Sejak penemuan struktur elektronik dari suatu atom, ahli kimia dan fisika mulai mampu menyelidiki bagaimana cara-cara atom dari jenis yang satu bergabung dengan jenis yang lain membentuk senyawa dengan ikatan kimia.
Ikatan kimia adalah gaya tarik menarik antara atom-atom sehingga atom-atom tersebut tetap berada bersama-sama dan terkombinasi dalam senyawaan.
Gagasasan tentang pembentukan ikatan kimia dikemukakan oleh Lewis dan Langmulir. Dalam pembentukan ikatan kimia, golongan gas mulia (VIII A) sangat sulit membentuk ikatan kimia. Diduga bila gas mulia bersenyawa dengan unsur lain, tentu ada suatu keunikan dalam konfigurasi elektronnya yang mencegah persenyawaan dengan unsur lain.
Bila dugaan itu benar, maka suatu atom yang bergabung dengan atom lain membentuk suatu senyawa mungkin mengalami perubahan dalam konfigurasi elektronnya yang mengakibatkan atom-atom tersebut lebih menyerupai gas mulia.
Berdasarkan gagasan tersebut, kemudian dikembangkan suatu teori yang disebut Teori Lewis:
a.             elektron-elektron yang berada pada kulit terluar (elektron valensi) memegang peranan utama dalam pebentukan ikatan kimia
b.            pembentukan ikatan kimia mungkin terjadi dengan 2 cara :
1.      karena adanya perpindahan satu atau lebih elektron dari satu atom ke atom lain sedemikian rupa sehingga terdapat ion positif dan ion negatif yang keduanya saling tarik menarik karena muatannya berlawanan, membentuk ikatan ion.
2.      karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron diantara atom-atom yang berikatan. Jenis ikatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen.
c.             Perpindahan elektron atau pemakaian bersama pasangan electron berlangsung sedemikian rupa sehingga setiap atom yang berikatan mempunyai suatu konfigurasi elektron yang mantap, yaitu konfigurasi dengan 8 elektron valensi.


IKATAN ION

A. Pengertian Ikatan Ion
Ikatan ion adalah ikatan yang terbentuk akibat gaya tarik listrik (gaya Coulomb) antara ion yang berbeda. Ikatan ion juga dikenal sebagai ikatan elektrovalen.
B. Pembentukan Ikatan ion
Ikatan ion terbentuk antara atom yang melepaskan elektron dengan atom yang menangkap elektron. Biasanya antara atom logam dan non logam. atom logam, setelah melepaskan elektron, berubah menjadi ion positif, elektron tersebut diterima oleh atom bukan logam, sehingga atom bukan logam menjadi ion negatif. Antara ion-ion yang berlawanan muatan ini terjadi tarik menarik (gaya elektrostatis) yang disebut ikatan ion.
Berikut contoh pembentukan ikatan ion yang terjadi pada senyawa natrium klorida (NaCl):
·               Atom Na yang memiliki konfigurasi elektron K = 2 ,L = 8,M = 1
melepas 1 elektron valensinya, membentuk ion positif sehingga konfigurasi elektronnya menjadi K = 2, L = 8, M = 0.
               
Atom Cl mempunyai konfigurasi elektron K = 2, L = 8, M = 7 , membutuhkan 1 elektron untuk menjadi stabil

Atom Cl akan menerima 1 elektron dari atom Na sehingga atom Cl berubah menjadi ion negatif

Kemudian kedua ion tersebut akan berikatan membentuk senyawa natrium klorida

·               Secara sederhana pembentukan ikatan NaCl dituliskan sebagai berikut :
Pembentukan natrium klorida dapat digambarkan menggunakan penulisan Lewis sebagai berikut


C. Sifat Senyawa Ionik
1.         Struktur/susunan kristal
Dalam keadaan padat, senyawa ionis terdapat dalam bentuk kristal dengan susunan tertentu. Penafsiran terhadap hasil difraksi sinar-X pada senyawa ion dapat memberi petunjuk mengenai susunan internal dari kristal ion tersebut. Misalnya pada kristal NaCl dapat diketahui bahwa setiap ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl-, dan setiap ion Cl- juga dikelilingi oleh 6 ion Na+.
2.         Isomorf
Senyawa-senyawa ion yang mempunyai susunan yang mirip satu sama lain seperti NaCl dan KNO3 mempunyai bentuk kristal yang sama yang disebut isomorf. Di samping itu terdapat pula senyawa-senyawa yang mempunyai muatan ion berbeda, tetapi mempunyai susunan kristal yang sama, misalnya NaF dan MgO, CaCl2 dan K2S masing-masing mempunyai susunan kristal yang sama. Fakta tersebut dapat dijelaskan dengan meninjau konfigurasi elektron ion-ion penyusun kristal tersebut.
3.                  Daya hantar listrik 
Baik dalam keadaan cair (meleleh) maupun dalam larutannya senyawa ionis dapat menghantarkan arus listrik.
Pada tabel 1.1 dapat dilihat daya hantar berbagai senyawa klorida dalam keadaan  cair (meleleh) pada suhu titik lelehnya.

3.                  Titik leleh dan titik didih
Ion positif dan ion negatif pada senyawa ionis, terikat satu sama lain oleh gaya elektrostatis yang sangat kuat. Untuk memisahkan ion-ion tersebut baik yang terdapat dalam bentuk kristal maupun dalam bentuk cairnya, diperlukan energi yang cukup besar, yang mengakibatkan titik leleh dan titik didih senyawa ionis juga tinggi.

Pada table 1.2 dapat dilihat titik didih berbagai senyawa klorida
3.                  Kelarutan
Pada umumnya senyawa ionis larut dalam pelarut yang mengandung gugus OH- seperti H2O dan C2H5OH yang merupakan senyawa kovalen polar, sedangkan senyawa kovalen larut dalam pelarut nonpolar


4.                  Reaksi Ion
Pada reaksi senyawa ionis, ion-ion tidak tergantung pada ion pasangannya, misalnya bila NaCl dan AgNO3 (dalam larutan) dicampurkan, maka segera terbentuk endapan AgCl. Reaksi yang terjadi adalah:
            Ag+(aq) + Cl-(aq) --> AgCl (s)


5.   keras,kaku dan rapuh

  

 



13 komentar:

  1. ismi hasanah hadir buk,
    saya juga mau bertanya bu, materi ini kan mengenai ikatankimia,tapi di penyampaian materi ibu tidak ada penjelasan ikatan kimia. jadi tolong jelasakan mengenai ikatan kimia ini bu,karena saya belummengerti. terima kasih bu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. baiklah ismi pada materi diatas ibu telah memberikan penjelasan tentang ikatan kimia, coba ismi lihat dan baca lagi dengan baik materi yang ibu berikan ini. ibu telah menjelaskan bahwa Ikatan kimia adalah gaya tarik menarik antara atom-atom sehingga atom-atom tersebut tetap berada bersama-sama dan terkombinasi dalam senyawaan.
      Gagasasan tentang pembentukan ikatan kimia dikemukakan oleh Lewis dan Langmulir. Dalam pembentukan ikatan kimia, golongan gas mulia (VIII A) sangat sulit membentuk ikatan kimia. Diduga bila gas mulia bersenyawa dengan unsur lain, tentu ada suatu keunikan dalam konfigurasi elektronnya yang mencegah persenyawaan dengan unsur lain.

      Hapus
  2. bu , bisakah ibu contohkan ikatan selain nacl agar saya lebih mengerti mengenai ikatan ion ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiklah masbun saya akan memberikan contoh ikatan ion pada CaCl2
      a. Konfigurasi elektron atom Ca: 2 8 8 2
      Konfigurasi elektron atom Cl: 2 8 7

      Untuk mencapai kestabilannya, atom Ca harus melepaskan 2 elektron, sedangkan atom Cl membutuhkan 1 elektron. Jadi, atom Ca memberikan masing-masing 1 elektron kepada 2 atom Cl sehingga 1 atom Ca mengikat 2 atom Cl. Setelah melepaskan 2 elektron, atom Ca menjadi ion Ca2+. Adapun atom Cl menjadi ion Cl– setelah menerima 1 elektron. Senyawa yang terbentuk adalah CaCl2.

      Hapus
  3. Nadila hadir bu, bu saya ingin bertanya jenis ikatan kimia itu apa saja? Dan juga apa perbedaannya sama ikatan ion, bu tolong diberikan contoh bu agar kami mengerti. Terimakasih bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin menjawab pertanyaan nadila :
      macam-macam ikatan kimia :

      Ikatan Aromatik
      Ikatan Ion
      Ikatan Kovalen
      Ikatan Kovalen Tunggal
      Ikatan Kovalen Rangkap Dua
      Ikatan Kovalen Rangkap Tiga
      Ikatan Kovalen Koordinasi
      Ikatan Kovalen Polar
      Ikatan Kovalen Nonpolar
      Ikatan Logam
      Ikatan Pisang
      Ikatan Antarmolekul
      Ikatan 3c-2e dan 3c-4e
      dan perbedaan antara ikatan kima dan ion :
      Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil.
      sedangkan
      Ikatan ion (atau ikatan elektrokovalen) adalah jenis ikatan kimia yang dapat terbentuk antara ion-ion logam dengan non-logam (atau ion poliatomik seperti amonium) melalui gaya tarik-menarik elektrostatik. Dengan kata lain, ikatan ion terbentuk dari gaya tarik-menarik antara dua ion yang berbeda muatan.
      terima kasih

      Hapus
    2. Bu, saya ingin menjawab pertanyan dari nadila. Bahwa Ikatan kimia ada bermacam-macam, diantaranya ada ikatan kovalen,ikatan ion, ikatan koordinasi dan lain sebagainya. Sedangkan Ikatan ion terjadi pada atom yang mempunyai energi ionisasi rendah (unsur logam) dengan unsur nonlogam. Misalnya, natrium dan klorida membentuk ikatan ion, untuk membuat NaCl, atau garam dapur. Atom natrium melepaskan elektron, sedangkan atom klorin menerima elektron.

      Hapus
  4. baiklah bu saya akan bertanyamengenaidaya hantar listrik, yaitu mengapa dalam keadaan cair (meleleh) maupun dalam larutannya senyawa ionis dapat menghantarkan arus listrik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan dari saudari lukita dalam keadaan cair (meleleh) maupun dalam larutannya senyawa ionis dapat menghantarkan arus listrik karena ion positif dan ion negative pada senyawa ionis, terikat satu sama lain oleh gaya elektrostatis yang sangat kuat.

      Hapus
  5. Bu saya ingin bertanya jadi senyawa ionik bisa kita temukan dalam kehidupan sehari hari ya bu, kalau ada apa contoh nya bu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin membantu menjawab pertanyaan lilis bu,
      Garam yang tersusun dari unsur Na dan Cl merupakan contoh senyawa ionik yang hampir setiap hari kita temui. Karakteristik unsur Na merupakan logam sedangkan Cl ialah unsur nonlogam.

      Satu elektron dari Natrium akan ditarik oleh Klorida sehingga terbentuk gaya tarik elektrostatis antara Na dan Cl membentuk NaCl. Senyawa ini juga merupakan contoh bahwa dalam reaksi kimia, banyak kemungkinan yang dapat terjadi. Na dan Cl yang merupakan dua unsur yang sangat beracun dan berbahaya untuk manusia, ketika bergabung menjadi senyawa yang sangat bermanfaat, bahkan dibutuhkan oleh manusia.

      Hapus
  6. Bu, saya kurang mengerti tentang pembentukan ion bu. Bisakah ibu memberikan contoh pembentukan ion?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan dari saudari rostalinda contoh pembentukan ion yaitu ikatan antar unsur akan stabil jika eletron terluar berjumlah 2 dan 8 seperti pembentukan ikatan ion antara unsur Na (natrium) dan Cl (klorida)yang mana terdapat titik-titik struktur Lewis


      Hapus